Home - Bayi - Berita Tentang Bayi / 22 Juli 2013 / Redaksi

Bayi Kuning karena ASI?

Timbulnya jaundice atau bayi kuning memang sering dikaitkan dengan perihal ASI. Ada 2 tipe, bayi kuning yang kekurangan ASI karena gangguan menyusui (breastfeeding jaundice), dan bayi kuning karena masalah ASI itu sendiri (breast milk jaundice).

 

Breastfeeding jaundice timbul saat bayi kekurangan cairan yang masuk ke dalam tubuhnya, karena ia tidak bisa mengeluarkan bilirubun lewat BAB-nya. Untuk mengatasinya, Anda harus meningkatkan frekuensi menyusui, minimal 8-12 kali dalam sehari. Jika Anda sudah merasa cukup menyusui, sebaiknya Anda perhatikan, apakah Si Kecil benar-benar mengisap atau hanya mengempeng saja. Bila Anda merasa ada masalah dalam menyusui, segera lakukan konsultasi ke klinik laktasi terdekat.

 

Terkadang, kandungan dalam ASI dapat menyebabkan tubuh bayi tidak dapat menguraikan bilirubin. Namun, kasus ini jarang terjadi dan baru dapat dikenali setelah bayi berumur 1 minggu dan memuncak pada minggu ke- 2 dan 3. Breast milk jaundice bisa terjadi bersamaan dengan kasus bayi kuning fisiologis. Jika kadar bilirubin Si Kecil terlalu tinggi, dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti menyusui selama 1-2 hari. Jika kadar bilirubin sudah turun dan tergolong normal, Anda bisa kembali menyusui. (Aulia/DMO/Dok. M&B)










OTHER ARTICLES

5 Gaya Asuh Orang Tua Milenial

5 Hal yang Bisa Ditiru dari Orang Tua Skandinavia

Saat Si Kecil Sering Mengucapkan 'Tidak'

Bayi Penyanyi Ini Kejatuhan Lampu Panas di Mall!

Balita Ini Hampir Buta karena Penyakit Langka