Mother&Baby Indonesia
Waspadai Infeksi Virus Roseola

Waspadai Infeksi Virus Roseola

Anda pernah mendengar infeksi virus roseola? Ini adalah infeksi virus ringan yang disebabkan 2 jenis virus herpes, yang umumnya menyerang bayi berusia 6 bulan hingga 1 tahun. Infeksi ini dapat menyebabkan ruam atau bercak merah muda di tubuh yang disertai peningkatan suhu badan Si Kecil.

 

Setelah mengalami demam, biasanya sekitar 3-5 hari kemudian pada kulit tubuh Si Kecil akan timbul ruam. Umumnya, ruam tersebut muncul pertama kali di bagian dada atau perut bayi, lalu menyebar ke lengan hingga wajahnya. Ruam ini pun biasa disertai dengan jerawat tanpa rasa gatal, lalu akan hilang dalam beberapa jam atau beberapa hari. Gejala lain infeksi ini sama seperti kondisi tenggorokan yang kering, hidung meler, ataupun pembengkakan kelenjar yang mungkin dialami bersamaan saat demam.



 

Roseola biasanya ditularkan melalui sekresi pernapasan. Jika bayi Anda berada di dekat anak yang terinfeksi, maka bayi Anda bisa berisiko sama. Infeksi ini juga ditularkan melalui mainan dan peralatan makan. Bayi lebih mudah terkena roseola, karena mereka belum memiliki antibodi yang baik untuk melawan berbagai jenis virus. Pada saat masih di dalam kandungan, bayi memang mendapat antibodi dari Sang Ibu yg akan melindungi mereka dari paparan infeksi saat dilahirkan. Namun, seiring berjalannya waktu, kekebalan tubuh tersebut akan menghilang. Untuk itu, Anda tetap perlu menjaga bayi Anda dari anak dan orang dewasa lainnya yang sedang sakit.



 

Meski termasuk penyakit ringan yang bisa sembuh dengan sendirinya, Anda tetap perlu memeriksakannya ke dokter. Dokter akan memberikan diagnosis berdasarkan riwayat kesehatan Si Kecil. Pada kebanyakan kasus, penyembuhan penyakit ini membutuhkan waktu sekitar 1 minggu. (Aulia/DMO/courtesy: BabyCentre)



Tags: infeksi virus roseola,   roseola pada bayi,  










Cover Mei-Juni-Juli 2020