Mother&Baby Indonesia
Terapi Sperma Perbesar Potensi Kehamilan

Terapi Sperma Perbesar Potensi Kehamilan

Kesempatan untuk mendapatkan momongan memang sering tidak terduga. Salah satu contohnya, pengalaman Raul Rodriguez, pria 34 tahun asal California, Amerika Serikat, yang kesulitan memiliki anak karena kecelakaan yang ia alami pada 1997. Raul divonis menderita kelumpuhan tulang belakang dan abnormal ejakulasi. Ia pun divonis memiliki kadar sperma yang buruk oleh para dokter. Hal tersebut tidak membuat Raul patah semangat untuk mendapatkan momongan. Ia terus mencoba banyak metode agar istrinya hamil.

 


Salah satu metode yang diterapkan adalah testicular sperm extraction (TESE) yang dilakukan oleh Dr. Philip Werthman, pakar reproduksi dan kesuburan pria dari Los Angeles, Amerika Serikat. Metode ini merupakan salah satu cara membuat potensi kehamilan lebih tinggi dengan membuang jaringan tipis sperma yang berada di dalam testis. "Hal ini telah mengubah hidup saya, sehingga kehidupan saya menjadi lebih berarti," ungkap Raul saat diwawancarai ABC News.



 




Dokter Philip mengungkapkan, hingga saat ini ada begitu banyak kasus pria dengan kualitas sperma yang buruk dan kesulitan mendapatkan keturunan pasca-cedera tulang belakang. “Belum ada penyebab pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi. Salah satu kemungkinannya, karena setelah cedera, mereka terlalu lama duduk dan menyebabkan penumpukan panas di daerah reproduksi,” ujar Dr. Philip. (Gita/DMO/Dok. Parentdish)



Tags: pra-kehamilan,   tese,   fertilitas,   ekstraksi sperma,   metode kehamilan,   terapi sperma