Mother&Baby Indonesia
Mengukur Demam Anak

Mengukur Demam Anak

Demam bukanlah suatu penyakit. Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh dari infeksi yang terjadi di tubuh. Seperti dilansir dari kidshealth.com, ada beberapa patokan umum untuk menentukan apakah anak demam atau tidak. Anak dikatakan demam jika suhu tubuh saat diukur melalui dubur (rektal) lebih dari 38 °C, melalui mulut (oral) lebih dari 37,5 °C, serta melalui ketiak (axilla) lebih dari 37,5 °C. Ikuti cara berikut untuk mengukur suhu tubuh anak.

 

1.  Ukur suhu lewat dubur



Si Kecil sebaiknya dibaringkan di pangkuan Anda, lalu oleskan losion tubuh pada ujung termometer. Secara perlahan, masukkan termometer tersebut ke dalam anusnya hingga ujung perak termometer tidak terlihat (sekitar 0,5 cm) atau 1,27 cm di dalam anus. Pegang termometer, lalu tunggu selama 1-2 menit.

 

2.  Ukur suhu lewat mulut



Sebelum digunakan, sebaiknya bersihkan termometer dengan air dingin dan sabun, lalu bilas dengan air bersih. Setelah itu, letakkan ujung termometer di bawah lidah ke arah belakang dan tahan termometer dengan bibir. Usahakan untuk menjaga agar bibir tetap tertutup dan tunggu hingga sekitar 3 menit.

 

3.  Ukur suhu ketiak

Saat digunakan, pastikan bahwa ujung termometer menyentuh kulit dan berada di daerah yang kering. Tahan posisi termometer dengan menggunakan lengan dan tunggu selama 4-5 menit. Ulangi beberapa kali ketika Anda mengukur suhu tubuh Si Kecil.  Pengukuran suhu tubuhnya pun sebaiknya Anda lakukan secara berkala setiap 4-6 jam. Segera bawa Si Kecil ke dokter jika suhu tubuhnya terus meningkat, terutama jika melebihi 40 °C. (Aulia/DMO/Dok. M&B)



Tags: demam,   mengukur demam anak,   mengukur suhu tubuh anak,   suhu saat demam