Mother&Baby Indonesia
Bahasa Tubuh, Komunikasi Bayi

Bahasa Tubuh, Komunikasi Bayi

Tahukah Anda bahwa bayi ternyata lebih mudah belajar mengenal tanda dan bahasa tubuh Anda dibandingkan kata-kata dari mulut Anda? Menurut Prof. Linda Acredolo dan Prof. Susan Goddwyn dari University of California, orangtua akan lebih mudah berkomunikasi dengan bayinya dengan menggunakan tanda dan bahasa tubuh. Pada tahap selanjutnya, kelak bayi akan lebih cepat dan mudah belajar mengenali kata-kata dari orangtuanya.

 


Anda bisa mengenalkan tanda dan bahasa tubuh pada bayi saat ia menginjak usia 10 bulan. Perkenalkan beberapa tanda yang mudah dimengerti, sering digunakan, dan menarik minatnya. Misalnya, dengan menggelengkan kepala yang berarti 'tidak' atau penolakan, menganggukkan kepala untuk tanda 'ya' atau setuju, menempelkan jempol di bibir yang berarti 'minum susu', atau menepuk tangan yang berarti 'aku senang', dan sebagainya. Bila tanda-tanda ini sering Anda gunakan, maka dalam waktu singkat, bayi Anda akan menangkap tanda-tanda tersebut dan cepat mengikutinya. Anda pun akan kagum ketika melihat ia mulai berkomunikasi dengan meniru tanda-tanda atau bahasa tubuh yang Anda ajarkan tersebut.



 




Yang perlu Anda perhatikan jika Anda ingin Si Kecil lebih cepat berkomunikasi melalui tanda-tanda atau bahasa tubuh yang Anda ajarkan, pilihlah gerakan yang mudah dilakukan. Selain itu, diperlukan konsistensi, seperti mengajak anggota keluarga yang lain untuk menggunakan tanda atau bahasa tubuh yang sama saat berkomunikasi dengan Si Kecil dengan frekuensi yang lebih sering. (Aulia/DMO/Dok.M&B)



Tags: mengajarkan tanda,   bahasa isyarat,   bahasa tubuh bayi,   berkomunikasi dengan bayi,   komunikasi bayi,   ba










Cover April 2020