Mother&Baby Indonesia
Berani Melarang Si Kecil

Berani Melarang Si Kecil

Sering kali, karena Anda begitu menyayangi Si Kecil, Anda pun tak tega berkata "tidak" untuk melarangnya. Padahal, sekali waktu, Anda perlu juga bersikap tegas. Menurut Amanda Rush, seorang perawat anak, apa yang Anda katakan terpancar pula dari sorot mata, ekspresi wajah, dan sikap tubuh Anda.



 



“Ketika Si Kecil melakukan hal yang tidak pantas, seperti memukul, laranglah ia dengan mengatakan "tidak" dengan nada yang tegas sambil memandang matanya. Anda pun bisa menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan itu salah. Sebaliknya, bila ia melakukan hal yang baik, jangan lupa untuk memberinya pujian.

 

Menurut Tracy Hogg, seorang penulis buku Secrets of The Body Whispere, ketika Anda sedang mendisiplinkan anak Anda, bicaralah di hadapannya dan jelaskan mengapa ia dilarang. Hindari berbicara dari jarak jauh. Bila ia menangis, Anda bisa mengatakan, “Ibu tahu kamu kesal, tapi jawabannya tetap tidak.” Untuk menghadapinya, berusahalah untuk sabar, tenang, dan tetap konsisten. Bila perlu, Anda dapat meninggalkannya sampai ia berhenti menangis. Namun, jangan terlalu cepat kembali jika tak ingin usaha Anda sia-sia. Hati Anda mungkin tidak tega, tetapi cinta dan pelukan Anda setelah itu, akan menghapus semua momen yang tidak menyenangkan. (Aulia)

 



Tags: toddler,   prohibit child