Mother&Baby Indonesia
6 Langkah Meningkatkan Kesuburan

6 Langkah Meningkatkan Kesuburan

Anda dan pasangan yang ingin segera memiliki momongan setelah menikah, mungkin bisa mencoba beberapa tip M&B berikut ini.

1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Tubuh Anda membutuhkan asupan yang bernutrisi seimbang untuk meningkatkan hormon yang berkaitan dengan kesuburan Anda. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan biji-bijian dengan asam lemak esensial terutama omega-3, yang merupakan komponen utama dalam pembentukan sel. Hindari terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh yang berasal dari hewan. Rajinlah minum susu setidaknya 1 gelas setiap harinya untuk meningkatkan energi Anda.

2. Perhatikan Berat Badan
Pasangan yang memiliki berat badan tidak seimbang cenderung memiliki kesuburan yang rendah. Wanita dengan berat badan kurang akan lebih sulit hamil. Sementara, wanita yang kelebihan berat badan memiliki masalah kadar insulin yang dapat mengganggu siklus menstruasi. Karenanya, segera jalankan pola makan sehat dan rajin berolahraga minimal 30 menit setiap harinya untuk menjaga keseimbangan berat badan Anda.



3.Suplemen Makanan
Anda bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung multivitamin dan mineral yang turut dilengkapi asam folat sebelum memutuskan untuk hamil. Konsumsi asam folat diketahui dapat mencegah risiko bayi lahir cacat tabung saraf atau dikenal dengan istilah medis spina bifida.

4. Kurangi Kafein dan Jauhi Alkohol
Para ahli kesehatan menyatakan, konsumsi kafein lebih dari 200 miligram per hari, atau setara 2 cangkir kopi per hari dapat menurunkan tingkat kesuburan Anda. Sementara konsumsi minuman atau makanan beralkohol berlebih akan merusak jadwal ovulasi, juga kelainan pada lapisan endometrium. Alkohol juga diketahui dapat mengubah sistem hormon estrogen dan progesteron.



5. Berpikir Tenang dan Positif
Stres yang tidak terkendali bisa meningkatkan kadar hormon kortisol (hormon stres), yang mengakibatkan gangguan pada sistem reproduksi. Stres juga dapat memicu hubungan intim dengan pasangan menjadi tidak menyenangkan. Untuk mengurangi stres, Anda bisa mencoba gerakan-gerakan yoga atau meditasi. Berlibur dan meningkatkan komunikasi saat Anda merasa depresi juga bisa membantu membuat Anda berpikir tenang dan positif.

6. Stop Rokok
Wanita maupun pria perokok aktif cenderung memiliki masalah kesuburan yang lebih tinggi dibanding yang tidak merokok. Banyak penelitian yang menyebutkan tentang bahaya rokok bagi kesehatan tubuh, kesuburan, dan juga kualitas hidup anak di masa depan. Jadi, stop merokok! (Anggita/Dok.M&B)



Tags: kesuburan,   fertilitas,   rokok,   stres,   nutrisi,   berat badan seimbang,   alkohol,   kafein










Cover Mei-Juni-Juli 2020