Mother&Baby Indonesia
Penyebab Drastis Kenaikan Berat Badan

Penyebab Drastis Kenaikan Berat Badan

Kenaikan berat badan secara drastis dinilai banyak ahli akan memicu masalah kesehatan yang serius, seperti depresi, peningkatan kadar hormon kortisol, pola makan berlebihan, hingga gaya hidup tak sehat. Akhirnya, saat seseorang tidak mampu mengontrol kenaikan berat badannya, risiko terkena diabetes dan kerusakan jantung pun meningkat. Apa saja penyebab drastis kenaikan berat badan ini?

Stres
Seperti dilansir Mayo Clinic, stres memicu tubuh untuk memproduksi hormon kortisol secara berlebih, sehingga mengganggu keseimbangan produksi hormon lainnya. Hormon kortisol yang mengendap terlalu lama dalam aliran darah akan meracuni tubuh, meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh, dan menyebabkan Anda mudah terserang penyakit. Kualitas istirahat yang buruk, tuntutan pekerjaan hingga lingkungan sosial disinyalir merupakan pemicu stres dalam hidup Anda. Karenanya, lakukan meditasi dan gerakan yang mampu meringankan beban Anda.

Porsi Makan Berlebihan dan Tak Seimbang
Porsi makan yang berlebihan, tidak seimbang, dan tidak teratur merupakan salah satu pencetus tertinggi kenaikan berat badan di negara-negara maju. Berdasarkan data yang dilansir National Federation of Personal Trainers Sports Nutrition Manual, mengonsumsi makanan berkalori tinggi dan mengudap saat bekerja maupun beraktivitas lain seperti menonton televisi, merupakan kegiatan yang wajib Anda hindari bila ingin indeks masa tubuh Anda tetap ideal.





Jarang Beraktivitas
Aktivitas Anda mungkin terlihat banyak saat mengerjakan pekerjaan. Tetapi, hal tersebut hanya mampu membakar kalori tubuh Anda jika tidak disertai dengan olahraga rutin ataupun aktivitas fisik yang tinggi. Jadi paling tidak, sempatkan diri Anda untuk berjalan kaki ataupun berlari kecil minimal 30 menit dalam sehari. (Anggita/dok.freedigitalphotos)



Tags: kesehatan,   diet,   diabetes,   berat badan










Cover Mei-Juni-Juli 2020