Mother&Baby Indonesia
Tumbuh Bersama Si Kakak di Usia 2-3 Tahun

Tumbuh Bersama Si Kakak di Usia 2-3 Tahun

Batita Anda merindukan kehadiran kakaknya ketika Si Kakak tidak berada di dekatnya. Ia akan segera menyambut dengan antusias begitu melihat Si Kakak muncul kembali di hadapannya. Tapi, setelah beberapa menit, ia mungkin tiba-tiba akan mengamuk dan menolak untuk bermain atau berbagi. Ya, ini terjadi karena batita Anda semakin posesif pada benda miliknya di rentang usia ini. Karenanya, cobalah minta Si Kakak untuk mengajak Si Adik melakukan permainan, seperti petak umpet yang akan mengajarkannya bagaimana cara berbagi perhatian dan tanggung jawab.
Di usia 2 tahun, Si Adik akan cenderung meniru tingkah Si Kakak dan ia pun akan mencoba untuk menyenangkan hati idolanya itu. Sementara itu, sikap moody-nya juga mulai muncul-- suatu kali mau bermain bersama, tapi di kali lain ia akan menolak. Akhirnya, Si Kakak juga bisa merasa jengkel kalau ia harus selalu melibatkan Si Adik dalam setiap permainannya. Jadi, biarkan saja sesekali mereka masing-masing bermain dengan anak seusianya. Kebutuhan sosial batita Anda memang akan terpuaskan dengan bermain bersama anak-anak yang lebih tua, tetapi bermain dengan teman-teman yang seusia juga akan membuat ia belajar untuk dapat bekerja sama.
Saat usianya menginjak 3 tahun, Anda akan melihat perubahan dirinya dalam berinteraksi dengan Si Kakak. Permainan mereka akan menjadi lebih kompleks dan pengertian akan mulai tumbuh di antara keduanya. (Aulia/doc.M&B)





Tags: bermain bersama kakak,   2-3 tahun,   kakak dan adik,   tumbuh kembang,   perkembangan bayi










Cover April 2020