Home - Bayi - Berita Tentang Bayi / 30 April 2013 / Redaksi

Mengetahui Kesehatan Bayi Lewat Feses

Tekstur dan warna kotoran bayi seringkali berubah-ubah, karena dipengaruhi oleh makanan yang ia makan, atau kondisi kesehatannya. Berikut macam tekstur feses bayi beserta artinya yang perlu Anda ketahui.

1. Hitam atau hijau, agak lengket dan encer.
Ini merupakan tekstur feses pertama bayi yang disebut meconium. Isinya menunjukkan makanan pertama yang ditelannya, yaitu ASI. Tekstur ini menandakan isi perut bayi Anda mulai bekerja.

2. Kuning, teksturnya agak kental menyerupai mustard.
Ini merupakan tekstur normal bagi bayi yang menyusui. Warna dan tekstur ini akan tetap konsisten sampai Anda memberi makanan padat pada Si Kecil. Sedangkan, tekstur feses berwarna kuning kehijauan dan terdapat bintik-bintik putih, normal terjadi pada bayi yang mulai minum susu formula.



3. Hijau kecoklatan, seperti kacang polong yang dihaluskan.
Tekstur ini umumnya normal, tapi ada kemungkinan bayi Anda mengalami diare. Apabila frekuensinya lebih sering dari biasanya, maka artinya bayi Anda mengalami diare. Tekstur feses yang berwarna hijau dan agak berlendir, serta baunya tajam, juga merupakan gejala bayi terkena diare. Hal ini disebabkan oleh isi perut anak Anda yang makin sering bekerja. Tetap berikan ia banyak air mineral agar tidak kekurangan cairan. Bayi usia di bawah 6 bulan yang terkena diare harus segera dibawa ke dokter.

4. Tampak sisa-sisa makanan pada fesesnya.
Saat Anda mulai menyapih dan memberikan makanan padat, maka ini normal terjadi. Sebaiknya Anda menyaring bubur timnya lebih halus lagi, agar mudah diserap oleh usus Si Kecil.



5. Berbentuk butiran cokelat.
Artinya bayi Anda sedang sembelit. Berikan sari buah pepaya untuk melancarkan buang airnya.

7. Berwarna pucat, teksturnya seperti lemak.
Kemungkinan usus anak Anda gagal melakukan penyerapan. Bisa juga menandakan adanya gangguan pada hati. Temui dokter anak Anda agar Si Kecil dapat segera diobservasi.

8. Cokelat tua, hitam, atau hitam kemerahan.
Bila bukan meconium, maka mungkin ini pertanda bayi Anda menderita pendarahan pada isi perut. Segera temui dokter anak karena mungkin segera diperlukan perawatan. Jika teksturnya kental kemerahan, bayi Anda umumnya terlihat pucat, tidak bergerak, dan tampak kesakitan, gejala ini serius.  Kontak segera dokter anak Anda. Jika keadaannya memang parah, kemungkinan besar akan diambil tindakan seperti operasi. (Aulia/doc.M&B)

 

 


RELATED ARTICLE

Mengatasi Penyakit Kuning pada Bayi

OTHER ARTICLES

Mengajak Pendidikan Indonesia untuk Berpihak pada Anak

Ini Alasan Balita Terobsesi dan Suka Hal yang Sama

Lakukan Ini untuk Membangun Percaya Diri Bayi Anda!

Mengenal 4 Tipe Bayi, Manakah Tipe Si Kecil, Moms?

Yang Perlu Diperhatikan saat Balita Ikut Lomba 17-an