Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 8 April 2013 / Redaksi

Hamil Bahagia, Bebas Baby Blues

Tahukah Anda, wanita yang mendapatkan dukungan dari keluarga saat hamil ternyata lebih terhindar dari stres. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Association for Psychological Science, efek stres selama kehamilan kuat pengaruhnya terhadap postpartum depression atau biasa disebut baby blues.

Baby blues merupakan kondisi psikologis yang biasanya dialami oleh para ibu yang baru saja melahirkan. Penelitian yang melibatkan 210 wanita hamil ini, mengamati emosi bumil di minggu ke-19. 29, dan 39.

Para peneliti kemudian mengamati kondisi psikologis mereka selama 8 minggu paska-persalinan. Selain itu, para peneliti juga memeriksa darah para bumil, untuk menganalisa bagaimana kadar hormon stres yang dikeluarkan oleh plasenta.



Kemudian kadar hormon stres dicocokkan dengan kondisi psikologis para ibu. Dan hasilnya, para ibu yang memiliki dukungan penuh dari keluarganya memiliki hormon stres yang jauh lebih sedikit dibanding yang tidak merasakan dukungan dari keluarga.



"Dukungan secara emosional ternyata sangat berpengaruh terhadap seseorang, terutama wanita hamil dan anak-anak mereka. Tetapi seperti yang kita ketahui, untuk melakukan hal yang baik terkadang sulit dilakukan terutama bila berhubungan dengan sistem kondisi sosial dan budaya,” ujar Dunkel Schetter, salah satu peneliti. (anggita/freedigitalphotos.net)

 

 


OTHER ARTICLES

Tips Lancar Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Masalah Setelah Melahirkan: Varises dan Wasir

Masalah Setelah Melahirkan: Prolaps Organ Panggul (POP)

Pertanyaan Seputar Rupa Calon Bayi yang Ingin Anda Tahu

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari saat Sahur