Mother&Baby Indonesia
Hubungan Seksual Setelah Keguguran

Hubungan Seksual Setelah Keguguran

Seks setelah keguguran adalah topik yang sangat populer untuk dibicarakan keamanannya. Bagi beberapa wanita, butuh waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan dalam membangun mood untuk kesenangan seksual setelah keguguran.
Seperti yang dilansir dalam Pregnancy Corner, periode pemulihan emosional dan fisik seorang wanita yang keguguran, umumnya berlangsung antara 2 minggu sampai 3 bulan.
Hubungan seks sendiri dapat dilakukan setelah perdarahan keguguran telah berhenti, yang umumnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Hubungan seks yang dilakukan selama periode penyembuhan belum selesai, dapat meningkatkan infeksi pada rahim. Jadi, Anda masih harus menunggu untuk berhubungan seks sampai semua perdarahan dan bercak darah benar-benar berhenti.
Jika Anda ingin mencoba untuk hamil lagi, Anda harus menunggu sampai siklus menstruasi pertama setelah keguguran, berakhir. Periode ini akan menghabiskan waktu sekitar 3 minggu untuk  pemulihan kadar hormon Anda setelah keguguran. Para ahli juga mengatakan, seorang wanita membutuhkan waktu tiga bulan untuk memperbaiki lapisan rahimnya seperti semula. (Aulia/doc.M&B)





Tags: hubungan seks,   seks setelah keguguran,   siklus menstruasi,  








Cover Maret 2020