Home - Balita - Berita Tentang Balita / 29 April 2013 / Redaksi

Mengajari Kerapihan pada Anak Balita

Menjaga kerapian rumah saat SI Kecil belum mengerti apa pentingnya kerapian adalah hal mungkin menjengkelkan bagi para orangtua. Karena bagi anak-anak, banyak barang berserakan di lantai, membuat coretan di tembok, meninggalkan bekas di sofa, adalah hal yang sungguh menyenangkan.
Anda jangan gampang naik darah dengan kegemarannya membuat berantakan. Pada usia ini, ia butuh kebebasan untuk melakukan eksplorasi terhadap sesuatu yang bisa dia dengar, lihat, dan pegang. Hal tersebut adalah bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi kreatif.
“Kebersihan dan kerapian memang diperlukan, tetapi sulit untuk anak usia batita,” ungkap Dr. Christopher Green, penulis buku New Toodler Training.
Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:
1.Anda dapat membujuknya membereskan barang-barang dengan mengajaknya melalui permainan.
2.Pastikan rumah Anda aman untuk dia bermain. Letakkan semua barang pecah-belah atau yang membahayakannya di tempat yang tidak bisa ia jangkau.
3.Batasi satu mainan untuk sekali waktu. Kalau ingin berganti mainan, yang lama harus disimpan dahulu.
4.Sediakan tempat penyimpanan yang mudah dijangkau. Anda dapat menggunakan boks, keranjang, atau rak khusus. Dengan demikian, dia tahu di mana harus menyimpan kembali mainannya saat selesai bermain.
(Aulia/doc.M&B)



 

 


RELATED ARTICLE

Mengapa Si Kecil sulit Gemuk?

Tanda-tanda Gangguan Mental

Kepribadian Anak dan Urutan Lahir

OTHER ARTICLES

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut Bayi Anda

5 Gaya Hidup Sehat yang Semakin Dilupakan Orang-Orang

Saat Penghasilan Istri Lebih Besar Ketimbang Suami

Saat Bayi Anda Menyusu Tiada Henti, Mesti Bagaimana?

Kram Kaki saat Hamil? Ini Tips untuk Mengatasinya