Mother&Baby Indonesia
Bahaya Bayi Tidur Satu Ranjang

Bahaya Bayi Tidur Satu Ranjang

Para orangtua, khususnya para ibu yang baru melahirkan, biasanya cenderung ingin berada di dekat bayi-bayi mereka, bahkan di waktu tidur sekalipun. Namun, para ibu di Swedia tidak dapat melakukannya mengingat peringatan dari pemerintah setempat untuk tidak lagi berbagi tempat tidur dengan bayi mereka. Sebelumnya, Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional Swedia hanya mengimbau agar bayi tidak tidur 1 ruangan dengan orang yang perokok, pecandu obat-obatan, serta alkohol, karena residu yang masih melekat di tubuh orang tersebut. Namun saat ini, beredar kabar bahwa bayi yang berbagi tempat tidur dengan orangtuanya justru berisiko 5 kali lipat mengalami kematian bayi mendadak di tempat tidur, atau lebih dikenal dengan sudden infant death syndrome (SIDS).

 

Menurut Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional di Swedia, bayi-bayi berusia di bawah 3 bulan harus tidur di tempat tidur yang terpisah dari orangtua mereka untuk mengurangi risiko kematian bayi mendadak di tempat tidur. Para pejabat kesehatan di Swedia juga sangat khawatir dengan budaya bed-sharing antara orangtua dan bayinya yang sudah menjadi kebiasaan di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang  justru akan meningkatkan risiko pada bayi.



 

Seperti dilansir dari Daily Mail, Kerstin Nordstrand, salah satu ahli dari Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan  Nasional Swedia, mengatakan bahwa peringatan baru ini memang dinilai sangat penting. Informasi ini pertama kali diterbitkan oleh sebuah surat kabar Swedia, Dagens Medicin Medis, yang mengutip pernyataan seorang profesor pediatri di Universitas Gothenburg.

 



Sementara itu, sebuah laporan yang diterbitkan oleh British Medical Journal yang menganalisis hampir 1.500 kematian bayi mendadak, mengungkapkan bahwa 22 persen kasus SIDS terjadi saat bayi tidur di tempat tidur bersama orangtuanya. Itu sebabnya, negara-negara lain, seperti Perancis dan Amerika Serikat sudah mulai merekomendasikan agar para newborn tidur di kamar yang sama dengan orangtuanya, tetapi tidak di ranjang yang sama.

 

Sudden infant death syndrome (SIDS) merupakan kematian mendadak pada bayi di bawah usia 1 tahun, ketika hasil otopsi tidak menunjukkan penyebab kematian yang jelas. Hampir semua kematian SIDS terjadi tanpa menunjukkan gejala saat bayi tertidur. Beberapa cara yang direkomendasikan untuk mencegah SIDS, yaitu menidurkan bayi dalam posisi telentang dengan cukup ruang untuk bergerak, menghindari paparan asap rokok, dan memastikan bayi tidak kepanasan. (Aulia/DMO/Dok. M&B)



Tags: sudden infant death syndrome (sids),   bayi,   bayi tidur,   tidur satu ranjang menyebabkan sids,   swedia l










Cover Mei-Juni-Juli 2020