Mother&Baby Indonesia
Deteksi Gangguan Mata Lewat Foto Bayi

Deteksi Gangguan Mata Lewat Foto Bayi


Apabila terlihat pantulan cahaya merah dari mata Si Bayi di dalam foto, maka Anda tak perlu khawatir. Warna merah yang terpancar dari matanya mengindikasikan bahwa bayi Anda sehat. Refleks cahaya merah tersebut biasanya akan terlihat pada kedua mata yang disebabkan oleh lampu flash kamera yang menerangi darah retina di belakang mata.



Ketika sorot mata Si Bayi di dalam fotonya memantulkan cahaya putih, maka ini merupakan tanda peringatan penting bahwa sesuatu dapat menghalangi retinanya. Refleks cahaya putih pada mata atau refleks mata kucing seperti itu juga terkadang tampak dalam cahaya redup, sehingga membuat mata Si Bayi seperti mata kucing di malam hari. Secara medis, kondisi ini dikenal dengan leukocoria, yang secara harfiah berarti 'pupil putih'. Biasanya, kondisi ini hanya terlihat pada 1 mata yang meliputi sebagian besar pupil. Namun, jika refleks cahaya putih ini terlihat berupa titik kecil yang muncul pada kedua mata dalam foto. Ini berarti ada fenomena fotografi yang normal. Leukocoria sendiri merupakan tanda bahaya untuk beberapa gangguan mata berat, termasuk katarak, ablasio retina, dan infeksi di dalam mata. Ini juga merupakan tanda umum terjadinya retinoblastoma-- kanker yang sangat langka dan serius pada mata. Bila tidak segera ditangani secara medis, retinoblastoma dapat mengancam keselamatan jiwa. Namun, bila dapat dideteksi secara dini dan segera diobati, maka penyakit ini dapat disembuhkan 95 persen.



Jika foto mata bayi tampak kuning, maka hal ini bisa menjadi tanda-tanda gangguan mata coats, yaitu gangguan mata genetik yang serius dan sangat jarang terjadi. Penyakit coats memengaruhi retina dan sering disalahartikan dengan retinoblastoma. Namun, penyakit tersebut bukan jenis kanker, melainkan penyakit progresif yang dapat menyebabkan kebutaan parsial atau bahkan total. Hal ini dapat terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, dan biasanya hanya memengaruhi 1 mata. Saat mereka dewasa, anak-anak dengan penyakit ini mungkin akan mengeluhkan daya penglihatannya.

 

Agar tanda-tanda retinoblastoma, penyakit coats, dan gangguan mata lainnya yang terlihat di foto bayi Anda akurat, matikanlah fitur red-eye reduction pada kamera Anda saat pengambilan gambar. Lakukan ini secara berkala saat pengambilan gambar di tahun-tahun awal Si Bayi. Jika Anda sering melihat refleks cahaya putih atau kuning pada mata Si Bayi di dalam foto, maka tak ada salahnya untuk membawa foto tersebut ke dokter guna memastikan kesehatan mata bayi Anda. (Aulia/DMO/Foto: Dok. Huffington Post)


Tak salah jika ada pepatah yang menyebutkan, sebuah gambar memiliki nilai seribu makna. Ya, pepatah ini berlaku jika kita menyadari bahwa dokumentasi foto bayi yang dibuat tak sekadar untuk mengabadikan momen yang dilewati saja. Menurut Dr. Joan Liebmann-Smith dan Jacqueline Egan, penulis Baby Body Sign seperti dikutip Huffington Post, foto-foto bayi juga dapat memberikan informasi tentang kesehatan Si Bayi.

 

Deteksi ini dapat dilakukan melalui biasan cahaya yang terlihat pada bagian mata dalam foto bayi Anda. Untuk memeriksanya lebih cermat, perhatikan tanda-tanda penting berikut. (Aulia/DMO/Foto: Dok. Huffington Post)







Tags: deteksi gangguan mata lewat foto bayi