Mother&Baby Indonesia
9 Masalah Kulit saat Hamil

9 Masalah Kulit saat Hamil

Kehamilan terkadang menimbulkan masalah pada kulit Anda. Jangan panik, karena masalah-masalah ini bisa dicegah dan diatasi. Apa saja masalah kulit yang sering datang di saat kehamilan? Berikut penjelasan Michele Green dari NYC Dermatologist.


1.  Jerawat
Hamil meningkatkan hormon yang berpengaruh pada kulit, sehingga menimbulkan jerawat. Supaya jerawat tidak tumbuh subur di wajah Anda saat kehamilan, konsultasikan masalah ini pada dermatolog dan mintalah obat yang tidak mengandung bahan berbahaya.


2.  Stretchmarks
Selama kehamilan, kulit tubuh melebar mengikuti besarnya perkembangan janin. Menurut Michele, stretchmarks atau garis parut ini bisa timbul di kulit sekitar perut, paha, pinggang, hingga tangan. Warna-warna garis parut ini meliputi merah, putih, dan kehitaman. Untuk mencegah banyaknya stretchmarks, oleskan krim atau losion khusus yang aman bagi kulit.




3.  Hiperpigmentasi dan Melasma
Hiperpigmentasi merupakan gelapnya warna kulit di beberapa area tubuh karena efek peningkatan pigmen melanin. Menurut Michele, hiperpigmentasi wajar ditemukan saat kehamilan. Untuk mencegahnya, hindari paparan sinar matahari terlalu banyak, terutama di siang hari. Sedangkan melasma merupakan pelebaran dari hiperpigmentasi yang ada di sekitar wajah bumil.


4.  Spider Veins
Spider veins merupakan perubahan warna pada jaringan vena yang ada di sekitar kaki dan tampak seperti varises. Jaringan vena biasanya berubah menjadi berwarna merah atau cokelat. Setelah kehamilan, spider veins akan berangsur menghilang dan pulih.


5.  Ruam
Ruam disebabkan oleh banyak faktor. Ruam juga sering ditemukan pada trimester akhir kehamilan, khususnya saat kehamilan pertama. Ruam kehamilan sering kali ditemukan pada perut dan menyebar ke lengan, pergelangan kaki, dan wilayah paha. Jangan sepelekan ruam, segera konsultasikan ke dokter kulit Anda untuk mengetahui apa yang terjadi.




6.  Kutil
Pada beberapa kasus kehamilan, banyak ditemukan pertumbuhan kulit seperti kutil di bagian leher dan sekitar ketiak. Namun, tidak dianjurkan melakukan pengobatan untuk menghilangkan masalah ini selama kehamilan. Menurut Michele, kutil biasanya disembuhkan dengan obat berbahan kimia keras yang tidak baik untuk janin.


7.  Rambut Halus
Akibat produksi estrogen yang tinggi saat hamil, rambut-rambut halus biasanya akan tumbuh di bagian tubuh yang tak diinginkan, seperti di bawah hidung.


8.  Melanoma
Kasus kanker kulit seperti melanoma pada kehamilan memang jarang ditemukan. Saat ini, penelitian telah mengidentifikasi penyebab melanoma, yaitu reaksi dari peningkatan hormon estrogen. Hormon estrogen memicu sel-sel kanker untuk berkembang. Biasanya melanoma ditemukan pada bumil yang memiliki masalah kulit sebelum kehamilan.


9.  Linea Nigra
Hampir semua bumil mengalami linea nigra saat usia kandungan menginjak 6 bulan. Linea nigra adalah garis kehitaman sepanjang perut Anda. Hingga saat ini, belum ada alat atau obat yang bisa mencegah terjadinya linea nigra. (Gita/DMO/Dok. M&B)



Tags: masalah kulit saat hamil,   masalah kulit,   stretchmarks,   kehamilan








Cover September 2019

Related Article