Mother&Baby Indonesia
Tip Memilih Mainan Ramah Lingkungan

Tip Memilih Mainan Ramah Lingkungan

Tak bisa dipungkiri, mainan merupakan kebutuhan Si Kecil yang dapat membantu mengasah kemampuan dan pengetahuannya. Melalui bermain, anak-anak juga bisa mengembangkan daya pikir dan imajinasinya. Namun, orangtua kerap salah memilih jenis mainan yang justru berisiko menghambat pertumbuhannya. Banyak mainan yang diproduksi memiliki bahan berbahaya dan tidak ramah lingkungan. Lalu, seperti apa cara Anda menghadapinya? Berikut adalah beberapa tip M&B untuk Anda dalam memilih mainan Si Kecil.


Cermati Bahan Dasarnya
Plastik merupakan bahan yang sering digunakan untuk membuat mainan anak. Anda harus waspada terhadap jenis bahan kimia berbahaya lain yang biasa ditambahkan dalam mainan plastik. Anda pun sebaiknya membatasi penggunaan mainan plastik. Cegahlah Si Kecil jika terlalu sering memasukkan jenis mainan ini ke dalam mulutnya. Selain plastik, Anda bisa memilih bahan kayu, wol, dan bahan alami lainnya. Pastikan mainan Si Kecil bebas bahan PVC, timah, BPA, dan phtalates. Selain tak ramah lingkungan, bahan-bahan tersebut juga tidak baik bagi perkembangan buah hati Anda.


Utamakan yang Organik
Mainan dari bahan organik seperti tepung gandum untuk permainan lempung, merupakan pilihan tepat untuk Si Kecil. Mungkin beberapa permainan tersebut cenderung lebih mahal, namun aman untuk Si Kecil.


Tepat Sasaran
Anak-anak membutuhkan mainan yang tepat sasaran untuk beraktivitas dan mengembangkan kemampuannya. Ketimbang menghabiskan banyak uang untuk membeli mainan, lebih baik Anda perhatikan terlebih dahulu benda-benda di sekitar Anda yang bisa diolah menjadi mainan anak. Sadarilah bahwa seorang anak sudah merasa terhibur dengan keberadaan mainan yang menggugah hasrat keingintahuannya. (Gita/DMO/Dok. M&B)

 

Baca juga: Waspadai Mainan Berbahaya!



Tags: permainan,   tumbuh-kembang,   ramah lingkungan,   organik










Cover April 2020