Mother&Baby Indonesia
Konsumsi Alkohol Turunkan Peluang Kehamilan

Konsumsi Alkohol Turunkan Peluang Kehamilan

Apakah Anda kerap mengonsumsi minuman beralkohol? Bila Anda ingin merencanakan kehamilan, sebaiknya segeralah untuk berhenti mengonsumsinya. Berdasarkan penelitian Dr. Dara Godfrey dari Reproductive Medicine Associates, New York, wanita yang mengonsumsi 1-2 gelas wine tiap minggu memiliki kesempatan kehamilan yang berkurang hingga sepertiganya.


Godfrey meneliti 91 orang wanita yang melakukan program bayi tabung atau in vitro fertility (IVF). Diungkapkan bahwa wanita yang tidak minum alkohol memiliki kesempatan hamil sebesar 90 persen. Sementara itu, peluang kehamilan wanita yang meminum lebih dari 3 gelas wine per minggu bisa turun hingga dua pertiganya.

 



Banyak penelitian yang telah mengungkapkan, alkohol pada kadar rendah tetap dapat membahayakan perkembangan janin. Menurut Godfrey, temuannya ini juga mengungkapkan, kemungkinan hamil tetap bisa terganggu bahkan jika para wanita tetap mengonsumsi alkohol dalam batas anjuran badan kesehatan.




"Jelas sudah, jika ingin hamil, batasi konsumsi alkohol hingga jumlah yang sangat rendah atau tak minum sama sekali," ungkap Godfrey saat mengikuti American Society for Reproductive Medicine di Boston, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.


Dokter Allan Pacey dari University of Sheffield mengatakan bahwa wanita yang meminum alkohol secara teratur bisa menjadi lebih stres. Lalu, kecemasan pun menaikkan kadar hormon kortisol dan adrenalin yang bisa mengganggu kesuburan. Jadi, masih ingin mengonsumsi minuman beralkohol? (Gita/DMO/Dok. Freedigitalphotos)



Tags: alkohol,   perencanaan kehamilan










Cover Mei-Juni-Juli 2020