Mother&Baby Indonesia
Kembar Parasit (1): Ginan dan Kembaran Dalam Mulut

Kembar Parasit (1): Ginan dan Kembaran Dalam Mulut

Bayi yang terlahir dengan kelainan bawaan memang menjadi hal yang mengejutkan. Para dokter dari RS. Hasan Sadikin, Bandung pun tercengang ketika memeriksa bayi laki-laki, anak pasangan Aep Supriatna, 36 dan Yani Mulyani, 33, yang lahir pada hari Kamis, 19 September lalu. Bayi bernama Ginan Septian Nugraha itu mengeluarkan bayi lain dari mulutnya. Dokter menyebutkan kelainan itu conjoint twin parasitic atau kembar parasit.

 

Aep dan Yani mengira salah satu bayi tersebut tidak bernyawa. Namun setelah pihak RSHS memeriksa dengan lebih teliti, ternyata kembaran parasit itu hidup. “Meski kondisinya tidak sempurna, ternyata hidup. Dan Ginan dalam kondisi yang sehat dan stabil," ujar Kepala Sub Bagian Humas dan Protokoler RSHS Bandung Teuku Djumalasari.



 

Dilansir kompas.com, Ginan kini masih mendapatkan perawatan medis di ruangan Neonatal Intensif Care Unit (NICU). Kemudian pada Rabu, 25 September 2013, tim ahli RS. Hasan Sadikin mengoperasi Ginan karena kembar parasitnya sudah mulai membiru dan dikhawatirkan mampu menyakitkan Ginan. Operasi pun berjalan lancar. Selama 3 jam dokter berjuang memisahkan kembaran Ginan. Dari hasil pemantauan, dokter pun mendeteksi adanya kemungkinan bahwa Ginan memiliki dua kembar parasit dalam mulutnya. Teuku Djumalasari mengungkapkan, dokter telah menemukan tiga kaki kecil, dan dua alat kelamin laki-laki. Para dokter hingga kini sedang mengupayakan agar fungsi rahang Ginan dapat bekerja dengan baik pasca-operasi, dan memantau perkembangan Ginan hingga dinyatakan sembuh.



Baca: Kembar Parasit (2): Mengapa Bisa Terjadi?

 

(Gita/SR/Courtesy.Kompas)

 



Tags: kembar parasit,   nicu,   kembar,   kelainan lahir,   ginan septian nugraha








Cover Maret 2020