Mother & Baby


Informasi

  • Jumlah Anggota : 10635
  • Anggota terakhir : septicute

Newsletter

 
 

MUMS

KNOW BEST

Perjalanan Nyaman Tanpa Desak-desakan
Sejak diluncurkan pada tanggal 19 Agustus yang lalu, operasional gerbong khusus wanita di KRL AC komuter Jabodetabek terlihat cukup efektif. Hal ini terbukti dari kondisi dalam gerbong yang cukup leng
more
 

Daftar
Nama Bayi

more
Ewan
Jenis Kelamin Laki-laki
Asal Scottish
Youth, kemudaan
Daiva
Jenis Kelamin Perempuan
Asal Sansekerta
Dewa
Batari
Jenis Kelamin Perempuan
Asal Sansekerta
Berwajah bidadari
Shandi
Jenis Kelamin Laki-laki
Asal Inggris
Tuhan Maha Pemurah
Santo
Jenis Kelamin Laki-laki
Asal Spanyol
Suci
 
 

Deteksi Gangguan Tidur si Kecil lewat Urin

 
01-02-2010

Hasil penelitian terbaru mengungkapkan hasil tes urin menentukan apakah dengkur anak masih dalam tingkat aman atau membahayakan kesehatan. Para peneliti dari Rumah Sakit Royal Brompton, Amerika Serikat, menguji sample urin 90 anak yang mengidap gangguan pernapasan tidur. Sebanyak 30 anak lainnya digunakan sebagai kelompok kontrol.

Dari hasil diagnosa, naiknya sejumlah protein dalam urin meningkatkan potensi dengkur yang berbahaya bagi kesehatan anak. Pada anak yang menderita gangguan tidur, kadar protein terjadi pada jenis protein urocortin 3, orosomucoid dan uromodulin meningkat dibandingkan kadar normal. Sedangkan konsentrasi protein kallikrein 1 lebih rendah.

Hasil riset yang dipublikasikan pada Jurnal penapasan Amerika dan Pengobatan Medis menemukan, anak-anak yang cukup tidur mengalami gangguan tidur (Obstructive Sleep Apnoe/OSA). OSA mengakibatkan gangguan mental, sikap dan tingkah laku, kardiovaskular dan gangguan metabolisme pada anak-anak. Gangguan tidur  (OSA), menurut dokter  diderita  sedikitnya tiga persen anak usia sembilan tahun ke atas.

Ketua tim peneliti, David Gozal mengatakan tes kandungan protein dalam urin mendorong  gangguan tidur anak. Sementara itu, Ian Balfour, seorang konsultan kesehatan Rumah Sakit Royal Brompton mengatakan OSA menjadi masalah serius bagi anak dengan tonsil besar atau menderita kegemukan. "Anak berkelebihan berat badan dengan OSA harus menggunakan alat bantu pernapasan saat tidur," katanya.

Penelitian yang sama menemukan bukti bahwa gangguan tidur mempengaruhi kerja ginjal dan kelenjar di sekitar ginjal anak. Namun perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan dampak buruk OSA terhadap sikap dan prilaku anak.

Isi Komentar Anda Anda harus login untuk memberikan komentar.
Lihat Semua komentar | Jumlah Komentar (0)