Jika pada kehamilan sebelumnya Anda mengalami pengapuran plasenta, ada kemungkinan di kehamilan selanjutnya, Anda akan mengalaminya kembali. Dr. Bayu
Agus Widianto, Sp.OG, dari RSPAD Gatot Soebroto mengatakan, jika pengapuran terjadi karena masalah kesehatan ibu, misalnya pre-eklampsia dan setelah hamil kembali masalah tersebut tetap muncul, ada kemungkinan pengapuran akan kembali terjadi.
“Bila pada kehamilan tejadi masalah, segera tangani masalah tersebut. Mempersiapkan kehamilan dengan menjaga kualitas kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan, akan sangat membantu. Jika bumil memiliki faktor risiko yang sama, penyakit seperti pengapuran plasenta sangat mungkin terulang kembali,” kata Dr. Bayu.
Saran Dr. Bayu, jika bumil mengalami kondisi kehamilan bermasalah, maka kewaspadaan harus lebih ditingkatkan di kehamilan berikutnya. “Rajin konsultasi adalah salah satu cara mencegah masalah. Kalau USG, jangan hanya penasaran dengan jenis kelamin bayi tetapi harus penasaran juga dengan indikasi kesehatannya,” kata Dr. Bayu. Setuju! (sandra ratnasari/m&b/photo:visualphotos)









