Jurnal Current Directions in Psychological Science baru saja menerbitkan hasil penelitian Andrew Collins dan Jessica E. Salvatore dari Universitas Minnesota, tentang hubungan anak dan orang tua yang berpengaruh terhadap hubungan sosial anak di masa depan.
Sebanyak 75 bayi diteliti sejak lahir, sampai usia mereka berada di awal 30-an, termasuk hubungannya dengan teman baik dan pasangan mereka. Para ahli juga meneliti hubungan anak-anak ini dengan orang tuanya, terutama ibu.
Para peneliti kemudian memusatkan perhatian pada kemampuan anak-anak ini dalam mengatasi konflik dengan teman-teman sekolahnya, sahabat semasa remaja, dan akhirnya dengan pasangan cintanya.
Hasilnya, bayi yang salah asuh akan menjadi seorang yang defensif di kala tua, sedangkan bayi yang memiliki ibu yang perhatian cenderung lebih mampu mengatasi masalah.
Dari hasil penelitian ini, Collins dan Salvatore berharap para orang tua mampu mengubah pola didiknya menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan sosial anak di masa depan. (anggita/m&b/visualphotos)









