Bayi yang mendapat ASI eksklusif selama enam bulan atau lebih memiliki peluang kecil untuk menderita asma di masa balitanya, dibanding mereka yang tidak mendapat ASI eksluksif. Penelitian yang dimuat di European Respiratory Journal ini, seperti dikutip dari www.babycenter.com juga menemukan bahwa bayi yang sama sekali tidak mendapatkan ASI memiliki risiko lebih besar untuk mengalami sesak napas, batuk kering, nafas berbunyi, dan hidung berlendir selama satu tahun pertama kehidupan mereka. Penelitian tersebut melibatkan 5.000 bayi yang mendapat ASI maupun makanan lain selama satu tahun.
Sementara itu, anak-anak yang mendapatkan susu formula pada empat bulan pertama kehidupannya juga berisiko yang sama untuk mengalami gejala-gejala asma seperti yang disebutkan di atas di masa setahun pertama kehidupannya dibandingkan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif selama empat bulan pertama. (lenny/m&b/photo: )









