Bayi - Perawatan Bayi / 12 September 2017 / Redaksi

Kapan Bayi Perlu Dibawa ke Dokter?

Kapan Bayi Perlu Dibawa ke Dokter?

Ketika anak sakit, para orang tua pastinya akan merasa khawatir dan panik. Apalagi jika dialami oleh orang tua baru yang belum berpengalaman dan memiliki bayi yang usianya di bawah 1 tahun. Pastinya Anda bertanya-tanya, apakah Si Kecil perlu ditangani oleh dokter atau tidak? Namun, di sisi lain, Anda pun takut terjadi sesuatu pada Si Kecil apabila tidak segera ditangani oleh seseorang yang ahli.

Jangan panik Moms. Lakukan observasi pada Si Kecil. Lihatlah apakah ada tanda dan gejala berikut ini pada Si Kecil atau tidak. Jika ya, itu tandanya Si Kecil perlu mendapat pertolongan darurat segera oleh dokter, Moms.

1. Nafsu makan berubah. Si Kecil menolak diberi makan/minum ASI selama 8 jam atau hanya makan dengan jumlah yang sedikit dari biasanya selama 24 jam terakhir.

2. Perilaku berubah. Si Kecil sulit untuk dibangunkan atau ia sangat mengantuk dari biasanya. Tubuh Si Kecil juga lemah terkulai, sering menangis dan berbeda dari biasanya, atau sangat sulit dikontrol.

3. Demam. Jika Si Kecil yang masih berusia di bawah 3 bulan mengalami demam, langsung hubungi dokter. Segera hubungi dokter juga apabila bayi usia 3—6 bulan mengalami demam hingga 38,9 derajat celcius atau lebih dan tampak kesakitan. Bayi usia 6—24 bulan mengalami demam hingga 38,9 derajat celcius lebih dari 1 hari tetapi tidak ada tanda-tanda lainnya. Perhatikan pula apabila Si kecil menunjukkan gejala lain, seperti pilek, batuk, dan diare, serta demam lebih dari 3 hari. Langsung bawa ke Unit Gawat Darurat apabila Si Kecil demam disertai kejang-kejang.

4. Diare. Si Kecil mengalami diare dan kotorannya encer dan berair, serta terjadi selama 12 jam.

5. Muntah. Ketika Si Kecil muntah dengan terpaksa setelah menyusui atau ia belum bisa menahan cairan selama 8 jam. Ia juga muntah terus-menerus selama 12 jam atau lebih. Selain itu, ia memiliki gejala lain, yaitu diare, demam, atau ruam-ruam merah. Moms juga harus waspada ketika Si Kecil sudah mengalami muntah darah.

6. Dehidrasi. Saat menangis, air mata Si Kecil hanya keluar sedikit. Jumlah urinnya juga sedikit dari biasanya, mulutnya kering, dan bagian lunak kepala Si Kecil mencekung.

7. Pilek dan batuk. Pilek Si Kecil sudah mengganggu napasnya, lendirnya selalu muncul hingga 10—14 hari, nyeri telinga, dan disertai batuk lebih dari 1 minggu. Suaranya keras saat batuk dan berbunyi nyaring ketika bernapas.

8. Ruam merah. Biasanya jika terjadi ruam-ruam merah karena iritasi, bisa teratasi dalam beberapa hari. Namun, jika Si Kecil mengalami ruam-ruam merah disertai dengan gejala lain, seperti kesulitan bernapas, demam, pembengkakan, sakit kepala, nyeri sendi, perdarahan yang tidak biasa, dan tampak kesakitan, ia butuh pertolongan, Moms.

9. Mata memerah atau berlendir. Hal ini bisa menandakan infeksi di bagian mata dan Si Kecil membutuhkan perawatan segera.

10. Ada objek tertentu di bagian hidung, telinga, mulut, atau vaginanya. Jangan coba-coba mengeluarkannya sendiri, mintalah bantuan ahlinya.

11. Terdapat luka bakar yang membesar, khususnya ketika kulit sudah melepuh.

12. Kesulitan bernapas. Ada perubahan yang terjadi saat Si Kecil bernapas dan berbeda dari biasanya. (Risia Ruswati/TW/Dok. Pexels)

#anak #sakit #bayi #dokter,
loading...
loading...





RELATED ARTICLE

Cegah Bayi Lahir dengan Berat Badan Kurang

Sulit Menyusu karena Flu

Kenali Tanda, Penyebab, dan Solusi Anak Sembelit




OTHER ARTICLES

Amankah Mewarnai Rambut saat Hamil?

Bayi Tidak Merangkak? Ini Penjelasan Dokter!

Waktu yang Tepat untuk Bayi Belajar Merangkak

Mengenalkan Uang Kepada Anak

Mother And Baby Fair Jakarta